OSI atau open system interconnection ialah sebuah model arsitektural yang menyediakan kerangka logika tentang bagaimana proses komunikasi data melalui jaringan. OSI memiliki 7 layer yang terbagi menjadi dua group diantaranya :
1. upper layer yang terdiri dari :
a. application (sebagai penghubung aplikasi sehingga dapat mengakses jaringan)
b. presentation (mentraslasikan data yang akan ditrasmisikan aplikasi ke dalam format jaringan )
c. sesion (mendefinisikan koneksi dapat dibuat, dipelihara, dihancurkan dan peresolusian nama)
2. lower layer yang terdiri dari :
a. tranport (men-frame data dengan no urut sehingga dapat tersusun rapi setelah diterima)
b. network (mendefinisikan alamat ip dan melakukan routing)
c. data link (menentukan bit-bit data untuk menyusun frame)
d. physical (mendefinisikan media pentransmisi jaringan, pensinyalan)
Kata Open pada OSI memiliki makna untuk menyatakan sebuah model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras yang digunakan sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard. (http://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI, http://dedenthea.wordpress.com/2007/11/13/apa-itu-7-layer-osi-dalam-jaringan/)
Cara kerja OSI :
berikut video penjelasannya :
